Amerika Serikat Buat Truk Otonom Untuk Militer Angkatan Daratnya

Prediksi 2020 akan menjadi teknologi otonom memang tidak meleset. Terbukti bahwa teknologi otonom dikala ini tidak hanya diselipkan pada kendaraan beroda empat saja, bahkan motorpun sudah ada yang menerapkan sistem otonom atau tanpa supir. Dan juga kendaraan yang lainnya ibarat bus telah diuji di Belanda memakai teknologi otonom. Bahkan isu yang beredar baru- gres ini Negara Amerika Serikat telah melaksanakan pengujian truk untuk dijadikan kendaraan beroda empat tanpa supir tersebut yang bertujuan akan dipakai oleh militer Amerika Serikat.

Seperti yang diberitakan Forbes, uji coba telah dilakukan di Michigan, Amerika Serikat. Akan tetapi pengujian truk otonom tersebut tidak memakai jalanan umum. Hal itu dikarnakan melihat faktor keselamatan dari para teknisi dan masyarakat yang memakai jalan tersebut. Hal itu dijelaskan oleh Douglas Halleaux, Juru Bicara Angkatan Darat AS.

��Kami sangat mengutamakan keselamatan dari teknis kami dan warga sipil yang memakai aktifitas kesehariannya pada jalan tersebut,�� tutur Douglas.

Truk yang sengaja dibuatkan untuk militer AS it uterus diuji hingga bisa berkomunikasi dengan kendaraan yang lainnya, baik itu kendaraan milik militer maupun kendaraan non militer. Uji truk tanpa supir tersebut dilakukan juga dengan maksud untuk melihat infrastruktur dengan dukungan jaringan radio. Hal tersebut juga dipakai untuk melihat batasan kecepatan yang bisa dipakai pada truk otonom serta perpindahan jalur.

Paul Rogers, Direktur Army’s Tank Automotive Research, Development and Engineering Center, menyampaikan bahwa uji coba yang dilakukan untuk membuatkan kendaraan beroda empat truk tanpa supir tersebut yang diberikan untuk militer angkatan darat Amerika Serikat bertujuan biar tentara angkatan darat Amerika Seritak sanggup melaksanakan pekerjaan lainnya.

��Konvoi truk tanpa supir (otonom) yang dilakukan dikala ini seminim-minimnya memutuhkan dua anggota pada setiap kendaraan yang diuji coba. Truk dengan teknologi otonom sanggup meningkatkan misi yang dijalankan lebih kondusif dan tetap menjaga para tentara perang yang kami utus dari resiko yang tidak diduga-duga oleh kami,�� tutur paul.

Sedangkan untuk regulasi ataupun kebijakan pemerintah Amerika Serikat untuk kendaraan yang memakai teknologi otonom masih dikembangkan hingga dikala ini.