Komunitas Nissan X-Trail Indonesia Sudah Diresmikan

 

Akhirnya para pecinta SUV Nissan X-Trail telah mempunyai tempat gres untuk tetap menjaga kebersamaan dan saling tukar informasi. Saat ini komunitas Nissan X-Trail Indonesia (NXI) telah resmi diluncurkan. Dalam program grand launching NXI, unutk seluruh anggota NXI diundang untuk menghadiri program pelantikan tersebut oleh penyelenggara acara. Pihak Nissan Motor Indonesia sebagai biro pemegang merek Nissan serta permintaan dari banyak sekali kalangan komunitas mobil. Acara tersebut dilselenggarakan di Ancol.

��Aslinya NXI itu dideklarasikan pada tanggal 11 November 2015, yang berlokasi di CIpete, Jakarta Selatan. Acara grand launching sengaja dilakukan sedini mungkin bertujuan untuk memanatapkan persiapannya,�� kata Dwi Setiawahyudi, ketua umum NXI, dalam siaran persnya.

Sementara itu ia mengumumkan bahwa ketika ini untuk anggota yang telah resmi mendaftarkan dirinya sebagai anggota NXi serta mendapat nomor berkisaran mencapai 100-an orang. ��Dan anggotanya tersebar di banyak sekali penjuru baik itu dibeberapa kota besar maupun didaerah. Untuk kawasan Jawa �ada di Jakarta DIY, Bandung, Jawa Tengah dan Jawa Timur, sedangkan untuk kawasan di luar pulau Jawa ada di Sumatra dan Kalimantan,�� tambahnya.

Untuk kegiatan layaknya komunitas kendaraan beroda empat lainnya yakni menyerupai touring akan dilaksanakan. Selain itu juga NXI mempunyai aktivitas kemanusiaan menyerupai bakti sosial dan kegiatan-kegiatan lainnya yang bertujuan untuk tetap menjaga kesolidan dan siloturohmi antar anggota satu dan lainnya.

��Kami telah menyelenggarakan bakti sosial di panti asuahan cacat ganda pada Desember 2015 kemudian di Yogyakarta, kemudian wisata makanan di Banten serta AD/ART telah kami telah mengesahkan baru-baru ini, sebagai pola dasar komunitas ini dan komunitas kami atau kegiatan kami ini sudah diresmikan oleh Kemenkumham,�� tutur Dewi.

Kabid Kegiatan NXI, Parikesit mengabarkan bahwa pihaknya sudah merancang kegiatan NXI di tahun 2016. Dengan begitu, dihimbau bagi para anggotanya biar dapat menyisihkan waktunya dan mempersiapkan dalam kesibukannya untuk tetap ikut serta dalam kegiatan yang telah disusun dan disepakati tersebut.

��Dalam setiap iven yang kami selenggarakan niscaya selalu melibatkan keluarga. Jadi, aktivitas kami sengaja dirancang biar tidak mengganggu kegiatan sekolah anak-anak. Dan juga tidak mengganggu pekerjaan anggota kami,�� tutur Kesit.